Terpopuler

Tak Melulu Malam, Kemampuan Ereksi Pria Justru Memuncak Pukul 6 Pagi


Sebagai sebuah simbol kejantanan pria, ereksi merupakan saat di mana tingkat kepercayaan pria sedang tinggi-tingginya. Nah, tahukah Anda apa kapan sebenarnya ereksi pada pria berada pada puncak kemampuannya?

Dilihat dari awal, ereksi terjadi berkat 'kiriman' sinyal otak. Ketika seorang pria terangsang, otak mengirimkan sinyal stimulasi seksual ke penis, melewati sumsum tulang belakang dan saraf ereksi). Pada saat itu, sebuah arus saraf masuk menuju daerah penis dan menimbulkan kontraksi pada prostat (pengangkut sperma), otot-otot panggul, paha dan pangkal penis.


Untuk bisa ereksi, pria memiliki sensor penerima rangsang, yang terdapat pada bagian ujung penis atau glans penis. Reseptor ini disebut sebagai krause-finger corpuscles (KFC). Reseptor ini menangkap segala bentuk rangsangan baik berupa gesekan maupun getaran.

Pada keadaan normal, pembuluh darah di penis kosong, sehingga terlihat seperti busa/sponge. Pada saat pria menerima rangsangan dan mengalami ereksi, busa ini akan terisi oleh darah. Ini membuatnya menjadi membesar dan mengeras.

Nah, ketika darah telah mengisi penuh ruang-ruang busa tadi, maka pembuluh darah balik yang berfungsi untuk menghantarkan darah dari penis ke jantung pun sedikit tersumbat. Akibatnya, darah yang masuk ke jaringan penis akan tertahan selama proses ereksi. Dengan mekanisme inilah penis bisa mempertahankan ereksi.

Dilansir We Women, Jumat (17/1/2014), dalam tidur fase REM, wajar bagi seorang pria mengalami 4-5 kali ereksi setiap malam, baik jika mereka tidur sendiri maupun dengan pasangan. Setiap fasenya terjadi sekitar 90 menit sekali dan berlangsung selama rata-rata 20 menit. Di pagi harinya, ereksi pria menjadi lebih kuat karena testosteron memuncak pada sekitar pukul 6-8 pagi.

Meskipun terasa 'sulit' karena mungkin masih mengantuk, faktanya menurut para peneliti bercinta di pagi hari justru bisa memberikan keuntungan fisik dan emosional. Selain karena testosteronnya sedang memuncak, di pagi hari energi pria sedang maksimal juga lantaran telah tidur nyenyak sebelumnya.

Sumber : http://health.detik.com

Hai Pria, Ini Sebabnya Mengapa Wanita Ingin Dipeluk Setelah Bercinta

Setelah menikmati momen bercinta, sebagian besar wanita sangat ingin dipeluk oleh pasangan. Sebaliknya, pria justru lebih memilih untuk langsung tidur dan beristirahat. Nah, apa sebenarnya yang membedakan dua aktivitas pasca bercinta pada pria dan wanita?

Dikutip dari Examiner, Rabu (22/1/2014), banyak pria belum memahami bahwa aktivitas berpelukan melepaskan hormon oksitosin dari dalam tubuh. Oleh sebab itu, hormon ini sering disebut sebagai 'hormon pelukan'. Oksitosin berfungsi sebagai hormon 'pengikat' pasangan, yang berarti membuat berpelukan sebagai tindakan yang dapat membuat pasangan merasa lebih dekat dan intim.

Sementara itu, unsur kimia otak pria justru tidak terlalu memprogramkan pelukan sebagai salah satu aktivitas yang penting dilakukan setelah bercinta. Sebab karena pria cenderung lebih sering mengalami orgasme, maka terdapat lebih banyak bahan kimia otak yang dikeluarkan, termasuk hormon prolaktin.

Nah, hormon prolaktin sendiri lebih mendorong seseorang untuk tidur. Itu sebabnya mengapa pria cenderung ingin segera tidur setelah selesai bercinta. Selain itu, pria yang beberapa kali mengalami ejakulasi juga melepaskan hormon yang menimbulkan rasa letih pada tubuh pria. Akibatnya, keinginan untuk tidur akan lebih besar dibandingkan dalam keadaan normal.

Meskipun demikian, keadaan tidur harus diimplikasikan secara positif. Sebab tidur menandakan bahwa pria mencapai orgasme dan bahwa semuanya baik-baik saja. Yang perlu diwaspadai adalah jika pria kelelahan selama dan setelah berhubungan intim pada jangka waktu yang lama. Sebab ada kemungkinan ia memiliki masalah medis, walaupun kasusnya jarang terjadi.

Dikutip dari Psychology Today, penyebab perbedaan keinginan setelah bercinta juga terletak pada cara pria dan wanita menikmati aktivitas seksual. Bagi wanita, aktivitas bercinta cenderung terjalin secara membosankan dan hampir seperti sebuah rutinitas. Oleh sebab itu, pelukan dan ungkapan kasih sayang dari pasangan akan memberikan 'jaminan' bahwa mereka juga punya hak untuk dikasihi secara langsung oleh pasangannya.

Jadi cobalah untuk membiasakan diri memeluk pasangan jika memang Anda ingin memiliki hubungan ikatan yang lebih erat dengannya. Dengan begitu, pasangan Anda pun akan merasakan adanya 'penghargaan' atas momen yang telah dinikmati bersama.

Sumber : http://health.detik.com


Survei: Malam Minggu Jadi Waktu Seks Terfavorit

Sabtu malam memang waktu yang tepat bagi pasangan suami istri untuk berkencan, 'our time' atau bahkan mungkin bercinta. Dan terbukti sebuah survei mengungkapkan malam minggu adalah waktu seks terfavorit sebagian besar orang.

Survei tersebut bahkan dapat mengatakan jam berapa tepatnya para pasangan ini memilih untuk berhubungan intim, yaitu jam 7.37 malam. Waktu ini digemari oleh 44 persen responden, diikuti dengan hari Minggu (24 persen) dan Jumat (22 persen).

Namun ternyata di balik itu peneliti juga menemukan bahwa ini hanyalah preferensi para responden, bukan karena mereka selalu bergairah di hari-hari tersebut. Dengan kata lain, ada kesenjangan waktu di mana seseorang merasa paling bergairah dan ingin bercinta dengan waktu di mana seseorang berusaha agar bisa berhubungan intim dengan suami/istrinya.

Menurut peneliti, kebanyakan orang merasa paling bergairah di hari Sabtu sekitar pukul 16.33, namun tidak melakukan hubungan seksual hingga lebih dari tiga jam kemudian.

Seperempat responden juga diketahui mempunyai gairah paling tinggi di pagi hari. Itu pun hanya 10 persen saja yang menuruti keinginannya untuk bercinta karena ada tekanan pekerjaan.

Berarti survei yang dilakukan situs Lovehoney.com ini mengindikasikan bahwa hanya sedikit yang bertindak spontan dalam urusan ranjang. Separuh dari responden pun mengaku mereka terlalu sibuk hingga harus menjadwalkan seks dalam agenda mereka.

Salah satu pendiri situs Lovehoney.com, Richard Longhurst mengatakan gagasan untuk seks terjadwal sebenarnya tak terlalu buruk. "Kelihatannya memang tidak romantis, tapi kami menemukan bahwa keintiman fisik yang dilakukan secara rutin adalah kunci kebahagiaan hubungan," tandasnya seperti dilansir Daily Mail, Jumat (24/1/2014)

Hal ini terbukti ketika sejumlah responden mengaku membuat seks terjadwal, mereka jadi cenderung romantis kepada pasangan. Dalam survei ini, 62 persen pasangan mengaku rutin menjadwalkan seks atau kencan di hari-hari tertentu. Dan dari situ yang akhirnya menghabiskan malam untuk berhubungan intim sebanyak 88 persen responden.

Lebih luas survei ini juga mengungkap bahwa 6 dari 10 responden gemar booking hotel atau pergi ke luar kota semata hanya agar bisa bercinta atau intim dengan pasangannya.

Kemudian aktivitas yang paling banyak dilakukan sebelum bercinta antara lain makan malam romantis, menonton televisi, ngobrol intim, dan hangout bersama teman-teman.

Sumber : http://health.detik.com

Bercinta Saat Hamil 8 Bulan, Amankah?

Ketika hamil, wanita didera banyak keraguan dan kebingungan. Segala sesuatu yang biasanya dilakukan berubah menjadi hal yang kebenarannya dipertanyakan. Apakah aman melakukan kegiatan ini, itu, atau makan ini, itu? Hal lain yang sering menjadi pertanyaan adalah keselamatan bayi apabila ibu melakukan hubungan intim saat sedang hamil delapan bulan.

Bercinta selama kehamilan masih menjadi masalah kontroversial. Ketika sepuluh wanita dimintai pendapat mengenai hubungan intim saat hamil, akan didapat sepuluh jawaban berbeda. Bercinta selama kehamilan itu sendiri merupakan subyek perdebatan. Tidak ada heran jika hubungan suami istri selama bulan ke-8 kehamilan masih dipertanyakan.

Jika terlalu mempermasalahkan mengenai hubungan intim selama kehamilan bulan ke-8, Anda justru bisa mengalami stres dan ketegangan, yang sebenarnya tidak perlu. Mungkin mitos di sekitar mengatakan bahwa bercinta selama trimester pertama dan terakhir kehamilan dapat membahayakan janin.

Anda bisa berbahagia karena mitos itu tidak benar. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa hubungan intim ketika kehamilan memasuki bulan ke-8 tetap aman dilakukan. Meski aman, harus diingat bahwa ibu harus menghindari hubungan seksual jika memiliki komplikasi medis seperti perdarahan, plasenta previa atau letak plasenta abnormal, rahim yang lemah, atau infeksi vagina.

Berikut adalah alasan mengapa bercinta pada kehamilan bulan kedelapan tetap aman dilakukan, sebagaimana dikutip dari Boldsky dan ditulis pada Selasa (28/1/2014). Dengan demikian, Anda bisa mengatakan "iya" untuk setiap ajakan suami.

1. Tidak mengakibatkan kelahiran prematur
Alasan utama mengapa wanita menghindari hubungan seksual ketika hamil delapan bulan adalah risiko terjadinya kelahiran prematur. Namun tak perlu khawatir berlebih. Selama tidak memiliki komplikasi medis, bercinta pada kehamilan bulan ke-8 tidak akan mengakibatkan bayi lahir prematur.

2. Tidak akan menyakiti bayi
Adalah anggapan umum di kalangan ibu hamil bahwa melakukan hubungan suami istri pada bulan delapan kehamilan dapat melukai bayi. Faktanya, bayi akan tetap aman di dalam rahim karena ada "dinding" alami yang melindungi jabang bayi

3. Meningkatkan kesehatan emosional
Kondisi mental ibu memberikan dampak yang besar pada perkembangan mental bayi dalam rahim. Bercinta selama masa kehamilan dapat menjaga kesehatan mental. Dengan bercinta, masa-masa hamil akan terasa lebih ceria dan menyenangkan.

4. Meningkatkan ikatan dengan pasangan
Malam-malam yang hampa mungkin tidak dapat ditoleransi pasangan. Cinta dan perhatian kepada istri yang hamil terkadang membuat suami menahan keinginan untuk melakukan hubungan intim. Karena tidak menimbulkan masalah, jangan kecewakan pasangan dengan malam yang datar.

5. Mencapai puncak? Aman
Kontraksi yang mungkin dialami dalam kenikmatan klimaks bersifat ringan dan tidak akan melukai bayi. Bayi akan aman di dalam rahim karena ada lendir tebal yang menutup leher rahim, kantung ketuban, dan otot-otot kuat di sekitar rahim.

6. Melakukan dengan aman
Ungkapkan masalah yang dihadapi ketika bercinta pada pasangan. Sebisa mungkin, pilih posisi yang tidak terlalu menekan perut. Selain itu, cinta tidak selalu dinilai melalui hubungan fisik. Pijat kaki, pelukan, atau ciuman juga merupakan bukti cinta.

Sangat penting untuk mengetahui kondisi kehamilan yang menyebabkan hubungan intim menjadi tidak aman. Selalu berkonsultasi pada dokter untuk setiap masalah yang dihadapi. Jika kesehatan janin terganggu akibat hubungan intim selama kehamilan, sebaiknya hindari melakukannya. Namun jika kehamilan sehat, mengapa tidak? Nikmati momen-momen yang ada dan dapatkan kegembiraan baru.

Sumber : http://health.detik.com

Foreplay Unik Ini Dijamin Bisa Tingkatkan Gairah Istri di Ranjang

Foreplay sudah pasti diperlukan sebagai tahapan-tahapan bercinta agar kualitas hubungan intim makin baik. Tak hanya sekadar membelai, mencium, atau memberi rangsangan di zona erotis pasangan, beberapa cara unik pun patut dicoba sebagai bentuk foreplay sebelum bercinta.

Dikutip dari Ask Men, Rabu (29/1/2014) berikut ini foreplay tak biasa dan bisa dikatakan unik yang dijamin juga bisa meningkatkan gairah istri Anda sebagai 'pemanasan' sebelum bercinta:

1. Menonton film seksi bersama
Mungkin beberapa wanita akan menolak untuk diajak menonton film yang erotis atau bahkan porno. Tapi setidaknya mereka akan mencoba satu kali. Ingat, biarkan istri memilih mana film yang ingin ia tonton. Buat ia senyaman mungkin saat menyaksikan film itu, tanpa terasa ia akan terangsang dan Anda pun tinggal mengajaknya bercinta.

2. Membacakan cerita erotis
Pilih cerita pendek yang erotis dan bacakan dengan penuh penghayatan, termasuk intonasi dan suara yang Anda keluarkan. Sambil bercerita, godalah dia misalnya dengan berkedip atau sesekali membelai bagian sensitif tubuhnya.

3. Pijat seluruh badan
Mintalah istri Anda tengkurap dan duduklah di atas pinggulnya jika dia tidak keberatan. Setelah itu, jalankan jari Anda mulai dari kepala. Pijat rambutnya perlahan, kemudian pindah ke leher dan bahu. Saat memijat, secara bertahap tingkatkan tekanan jari Anda di tubuhnya.

Sesekali bisa juga berikan pijatan yang sedikit kasar tapi tak menyakitkan misalnya di bahu, pinggul, paha, dan bagian bawah tubuhnya. Jika ingin membuat dia 'bertekuk lutut', pijatlah kakinya dengan lembut dan sensual.

4. Mengikatnya
Ambil sesuatu yang tidak berbahaya misalnya dasi kemudian peluk dia dan baringkan di tempat tidur. Sambil menggodanya, perlahan ikat tangannya seperti diborgol. Tapi ingat, jangan terlalu keras ya. Jika tak ada perlawanan, kembali dekati tubuhnya dan sentuh ia perlahan-lahan di zona-zona erotisnya. Dengan posisi tangan terborgol, akan timbul sensasi tersendiri baginya ketika ia terangsang tapi tak berdaya melakukan apa-apa karena tangannya sudah 'terkunci'.

5. Suapi dia
Anda bisa menggunakan madu, selai stroberi, atau cokelat cair yang Anda berikan padanya menggunakan jari. Sambil menyuapi, goda ia perlahan dengan kata-kata yang romantis. Ingin yang lebih 'nakal' lagi? Anda bisa saja menyuapi si dia dengan buah anggur atau permen menggunakan mulut sehingga ketika bibir Anda berdua bertemu, Anda bisa saling mencumbu satu sama lain.

Sumber : http://health.detik.com

Mainkan Peran Berikut Ini, Dijamin Hubungan Ranjang pun Makin 'Panas'

Bermain peran alias berakting tak melulu harus dilakukan artis handal di dunia hiburan. Di ranjang pun, Anda dan pasangan dapat bermain peran yang bisa menjamin aktivitas bercinta Anda makin menyenangkan dan memuaskan.

Jika Anda ingin mencoba berakting, ini dia peran yang bisa dilakukan untuk membutat hubungan Anda berdua di ranjang makin panas seperti dikutip dari Indian Sutras, Senin (27/1/2014):

1. Suster dan pasien
Berdandanlah dengan kostum perawat seksi dan guncang naluri 'pasien' Anda alias suami dengan beberapa gerakan merayu yang menggoda di tempat tidur. Buatlah suami layaknya pasien yang hanya boleh berbaring di tempat tidur. Dengan begitu, ia akan makin tergila-gila dengan Anda.

2. Pengembara
Ketika tahu akan berkendara dengan mobil dan melewati tempat yang sepi dan sunyi, anggaplah Anda dan suami adalah pengembara yang sedang melancong ke tempat asing. Pastikan Anda menggunakan rok dan ketika di tengah perjalanan, minta suami untuk berhenti dan ajaklah ia bercinta di dalam atau di luar mobil, tapi pastikan situasi benar-benar sepi, ya.

3. Guru dan murid
Anda bisa menambah fantasi dengan memakai seragam sekolah sementara suami menggunakan pakaian ala guru. Sebab, ini peran klasik di mana murid-murid wanita yang masih belia mulai tertarik dengan guru prianya. Atau, tukarlah peran di mana Anda menjadi seorang dosen dengan pakaian yang seksi dan mulai tertarik dengan mahasiswa Anda.

4. Pria kesepian
Nah, di sini yang berperan adalah suami di mana ia berpura-pura menjadi pria yang kesepian dan mencari teman wanita untuk mengobrol. Ketika ia minta Anda temani, jangan lupa gunakan pakaian ketat dan seksi atau justru kaos oblong dan celana pendek yang membuat ia makin leluasa jika ingin 'menjelajah' tubuh Anda sebagai foreplay saat bercinta.

Sumber : http://health.detik.com

5 Rahasia Kesalahan Social Media

Kamis tanggal 28 November 2013, saya dan tim Ednovate diundang oleh salah satu lembaga zakat nasional di Indonesia untuk memberikan pelatihan bagaimana untuk memaksimalkan social media yang mereka miliki untuk lebih memaksimalkan strategi marketing yang akan mereka lakukan di tahun 2014. Sebelum mulai melakukan pelatihan, saya mencoba melakukan audit untuk akun social media yang mereka miliki untuk melihat dan mengevaluasi aktivitas apa saja yang telah dan saat ini mereka lakukan di akun tersebut. Beberapa kesalahan yang saya dapatkan hampir serupa dengan yang saya dapatkan seperti beberapa akun lainnya yaitu :
 
[if !1. Cuma asal masuk ke social media
Maraknya orang yang menggunakan social media membuat banyak orang lainnya hanya ikut-ikutan untuk menggunakan social media untuk sebagai bagian  dari trend. Banyak dari mereka yang seringkali hanya membuat akun dan mengamankan nama usaha mereka namun setelah itu tidak di follow up lebih lanjut. Beberapa lainnya mencoba mengaktivasinya namun seringkali tidak konsisten dan tidak tepat gaya komunikasinya.
 
[if ! 2. Tidak menetapkan target
Target yang akan dicapai merupakan salah satu hal penting yang selalu saya & tim tekankan kepada klien kami. Hal ini merupakan standar yang ditetapkan oleh perusahaan besar. Namun yang sangat disayangkan, temen-temen UKM seringkali tidak menyadari hal ini, sehingga karena tidak ada target yang dikejar banyak yang hanya menjadikannya ‘let it flow’.
[i3. 3. Terlalu banyak jualan
Tujuan dari social media memang untuk dapat meningkatkan omzet dan profit usaha kita namun seringkali caranya kurang tepat. Prinsip dasar dari social media adalah ‘Share first, selling then’, namun banyak yang seringkali menukar hal ini. Kami biasanya menggunakan proporsi 80 : 20 untuk penggunaan content dimana sederhananya dalam 5 content, 4 diantaranya ialah content bermanfaat dan 1 content untuk menginfokan produk.
[if ! 4. Tidak konsisten
Konsistensi merupakan hal penting yang harus diterapkan di semua hal termasuk di social media. Bila Anda sebagai pengguna social media dan Anda melihat sebuah brand A muncul di timeline Anda selama 2-3 hari namun setelah itu brand tersebut menghilang dan baru muncul sekitar 2-3 bulan kemudian, apakah menurut Anda hal tersebut baik dan layak diikuti? tentunya tidak. Karenanya cobalah konsisten di Social Media.
[if ! 5. Tidak memiliki tim khusus
Suka atau tidak untuk membangun sebuah akun social media diperlukan investasi waktu dan biaya untuk membuat strategi ini bisa berjalan maksimal. Saya yakin banyak diantara Anda yang merupakan owner dari sebuah usaha sehingga waktu yang Anda miliki merupakan hal yang sangat berharga untuk memajukan usaha Anda saat ini. Oleh karena itu, kami selalu merekomendasikan jangan Anda yang melakukan hal teknis untuk social media ini, bangunlah tim khusus yang fokus mengurusi hal ini sehingga waktu Anda dapat digunakan untuk mengurusi hal-hal yang lebih strategis. Alternatif lain selain membangun tim internal, Anda juga dapat menggunakan penyedia jasa (agency) untuk membantu mendevelop akun social media dimana masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri.
Apakah Anda juga melakukan dari kelima poin di atas?

Meraup Keuntungan Melalui Industri Travel




Suatu konsep yang dikemukakan oleh seorang pakar marketing Yuswohady mengemukakan sebuah temuan menarik mengenai konsep consumer 3000 yang akan ditemui Indonesia dalam waktu dekat ini.  Angka 3000 menggambarkan GDP /Kapita $3000  yang menggolongkan suatu negara masuk dalam kategori negara maju yang akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat.

Mengacu ke konsep kebutuhan dan motivasi manusia dari Maslow, ketika manusia mencapai angka psikologis $3000 maka kebutuhan dasar (basic needs) sudah lewat. Kebutuhan-kebutuhan mereka mulai meningkat ke kebutuhan yang lebih advance seperti self respect, status sosial, kebutuhan bersosialisasi, dan lain lain.  Macetnya jalan di Jakarta dan penuhnya bandara merupakan parameter sudah hadirnya kelas menengah dengan buying power tinggi di negeri ini.

Hal diatas tentunya memberikan peluang yang sangat besar bagi pengusaha-pengusaha di bidang travel ( jasa transportasi, biro perhotelan dan penginapan, kuliner, handicraft ), dll untuk mengambil peluang dari celah akan kebutuhan tambahan tersebut.

Hal ini semakin didukung dengan luasnya jangkauan dan peningkatan sarana transportasi seperti tumbuh suburnya maskapai penerbangan dan banyaknya rute-rute penerbangan yang dibuka serta tiket-tiket promo yang banyak ditawarkan  yang secara tidak langsung juga ikut menumbuhkan bisnis-bisnis turunan yang dapat tercipta dari kebutuhan-kebutuhan pelengkap.

Kebutuhan akan liburan misalnya tidak hanya dimiliki oleh orang-orang yang berduit, kita bisa mensiasati dengan mengenalkan paket-paket hemat yang menawarkan fitur-fitur yang beragam. Fitur dan fasilitas yang di dapatkan disesuaikan dengan besarnya budget konsumen.  Bahkan belakangan ini ramai ajakan-ajakan  dan penawaran liburan ala “backpaker” yang minim budget tapi sarat petualangan.

Kita juga dapat bekerjasama dengan teman-teman yang mempunyai bisnis travel-perhotelan, penginapan dan kuliner serta fashion untuk membuat paket-paket yang menarik yang tentunya juga menguntungkan bagi semua pihak, atau sekedar mengoptimalkan bisnis makanan khas yang bisa menjadi salah satu cinderamata yang akan di bawa pulang.

Banyak kesempatan yang bisa tercipta memanfaatkan kondisi ini. Ini merupakan peluang besar bagi para pengusaha dan calon pengusaha agar mengeksplorasi bisnis dan mengamati setiap peluang tidak hanya berbisnis di bidang-bidang konvensional seperti kuliner, fashion. Ayo Jeli, masih banyak peluang-peluang  di sekitar anda !!!

Sumber : http://portalpengusaha.com

Nelayan Nilai Revisi UU Pesisir Picu Kartel Perikanan

 BANDUNG - Kalangan nelayan di Kabupaten Indramayu menilai revisi UU Nomor 27 Tahun 2004 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau merupakan bentuk kartelisasi baru yang mengizinkan potensi laut dimiliki perusahaan.

Dia mengkhawatirkan imbas revisi Undang-Undang tersebut akan merugikan nelayan kecil yang tidak mampu mengurus Izin Pemanfaatan Perairan Pesisir (IP3), izin pemanfaatan ruang perairan pesisir, dan hak penguasaan perairan pesisir.

Ahmad Syahroni, seorang pengusaha perikanan tangkap di Kabupaten Indramayu mengatakan, dengan adanya revisi tersebut nelayan kecil akan kehilangan lahan tangkapan ikan karena zonanya telah dibatasi.

Menurutnya, kemampuan modal nelayan yang minim akan menyulitkan dalam pengurus izin sehingga yang bisa menguasai wilayah perairan laut hanya pengusaha bermodal besar.
"Ini jelas tidak adil, masa kekayaan laut bisa dimiliki perorangan," katanya.

Syahroni menduga ada maksud tertentu dalam revisi UU Pesisir karena memberatkan nelayan dengan mengurus izin usaha hingga biayanya puluhan juta, meskipun surat IP3 tersebut bisa dijadikan agunan pinjaman modal.

Pada perkembangan lain, Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Jabar Dede Suhendar mengemukakan produksi ikan tangkap di kawasan itu masih stabil dan cenderung meningkat rerata 4% per tahun.

Produksi ikan tangkap pada 2011 sebesar 185.822 ton, lalu 2012 meningkat menjadi 198.798 ton, dan hingga kuartal III/2013 baru mencapai 130.209 ton.

Pihaknya juga membantah hasil data Badan Pusat Statistik (BPS) terhadap hasil perhitungan data rumah tangga pertanian (RTP) di subsektor penangkapan ikan yang turun hingga 70,83%.

BPS Jabar mengeluarkan data survei RTP dari hasil sensus pertanian 2013. Untuk subsektor perikanan tangkap tahun ini turun menjadi 24.352 rumah tangga, dibandingkan dengan data RTP pada 2003 yang mencapai 83.496 rumah tangga.

Beli Minyak Goreng Bekas (Jelantah)

Beli Minyak Goreng Bekas (Jelantah)

Kami memerlukan bahan baku minyak goreng bekas sebanyak-banyaknya jelantah akan kami beli Rp.4.000/kg,kalau rekan-rekan ada stok diatas 1.000 Kg akan kami ambil ditempat.

Hubungi : Kang Lintas
SMS : 0877-88-400-555
Email : lintas@ymail.com
YM : lintas@ymail.com

LINTAS MEDIA