You Might Also Like

Tampilkan postingan dengan label Pulau Seribu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pulau Seribu. Tampilkan semua postingan

TROLLING CUMI di Pulau Pramuka

Cumi bakar hmmm lezatnya, itu lah yang dibayangkan rekan-rekan mancing kami kali ini. Hari minggu, beberapa pemancing mengadakan wisata kepulau Pramuka di kepulauan seribu. Selain menikmati keindahan pulau mereka juga menyempatkan diri untuk mengajak anak-anak mereka untuk mancing ikan disekitar pulau tersebut dengan perahu mancing yang mereka sewa. Kebetulan dalam rombongan kali ini terdapat pemancing pemula hingga pengurus dan mantan pengurus dari Federasi Olahraga Mancing Seluruh Indonesia, biasa dikenal dengan FORMASI.
 
Keinginan untuk mancing ikan sudah timbul sejak berangkat dari pelabuhan Muara Angke, apalagi ditengah perjalanan terlihat segerombolan ikan tongkol sedang bermain dikejauhan. Peralatan mancing serta GPS pun sudah dipersiapkan rekan-rekan kita kali ini.
Begitu kapal yang membawa mereka bersandar didermaga, langsung saja mereka menuju penginapan yang mereka pesan untuk menaruh barang. Sementara beberapa anggota kelompok sibuk mencari kapal mancing untuk disewa, rekan yang lain balik kedermaga untuk memancing baronang. Begitu kapal sudah berhasil dibooking, semua peserta bersiap melaut kembali untuk mancing disekitar Pulau Pramuka.
Kapal mancing mulai meninggalkan dermaga pulau Peramuka, menuju keramba apung diseberang pulau untuk membeli umpan setelah itu langsung menuju spot kapal karam. Strike demi strike mulai terjadi walaupun ikan yang berhasil diangkat relatif kecil-kecil ukurannya (sebesar telapak tangan). Ketika strike mulai berkurang, kapten kapal memindahkan perahu ke spot lain sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk trolling tongkol. Karena trolling tongkol ini tidak membuahkan hasil, kapten kapal mancing membawa kapal menuju rumpon yang jaraknya tidak terlalu jauh dari pulau. Beberapa strike berhasil diselesaikan dengan baik. Walaupun ikannya tetap berukuran kecil, hal ini membuat ketiga orang anak yang ikut mancing dengan mereka gembira.
Hari milai gelap, mereka memutuskan untuk kembali kepulau. Salah satu dari mereka berpesan kepada sang kapten kapal agar kapal diturunkan kecepatannya jika lewat diatas gugusan karang didekat pulau karena mereka ingin mancing cumi dengan teknik trolling. Kapal mendekati pulau tepat di atas terumbu karang kapal melambat. Beberapa kapela ukuran besar diturunkan untuk ditrolling, tak berapa lama terdengar teriakan yang membuat heboh seisi kapal "STRIKE...." Salah seorang pemancing berhasil menaikan cumi karang sebesar botol aqua sedang. Dua menit kemudian terdengar teriakan strike dari peserta lain dan dia pun berhasil menaikan cumi karang walaupun ukurannya lebih kecil. Setelah itu pemancing yang lain berhasil strike juga tetapi sayang sekali mereka belum berhasil menaikan cumi alias moncel. Kapal akhirnya merapat didermaga.
Sesampai dipenginapan cumi hasil mancing pun mereka bakar dan makan ramai-ramai. Rasa lezat cumi yang masih fresh kemudian dipanggang tidak ada duanya. Dagingnya terasa lebih manis dibanding cumi yang tidak fresh lagi kemudian dibakar.
Rasa penasaran dengan hasil mancing cumi sebelumnya membuat 3 orang dewasa dan 1 anak kecil kembali menyewa perahu mancing untuk trolling cumi. Acara mancing malam itu tidak berlangsung lama karena bulan tertutup awan tebal dan hujan mulai mengguyur. Hasil yang mereka dapat 11 ekor cumi karang besar-besar dalam waktu 2 jam.

 


Sumber : mancinggembira

Perjuangan Anak Sekolah di Pulau Seribu

Perjuangan menimba ilmu. inilah salah satu angkutan tradisional masyarakat kepulauan seribu,Prov.DKI Jakarta. setiap pagi dan sore hari para pelajar harus menaiki kapal ini sebab sekolah mereka ada di pulau lain.

Wisata Laut Pulau Pramuka

Pulau pramuka berada pada bagian tengah gugusan kepulauan seribu. Memiliki luas sekitar 9 Ha. Secara administratif, pulau pramuka berada di kelurahan pulau panggang, kecamatan kepulauan seribu utara, provinsi DKI Jakarta, dengan jumlah penduduk sekitar 1.004 jiwa. Sebagai pusat pemerintahan kepulauan seribu, pulau pramuka memiliki bermacam fasilitas yang lebih lengkap dibanding pulau2 disekitarnya.

Di pulau ini tersedia sekolah2 mulai dari tingkat SD sampai SMA, rumah sakit, kantor kelurahan, pusat pelestarian penyu sisik, dan lain lain. Selama ini pulau pramuka menjadi salah satu lokasi tujuan wisata favorit di kepulauan seribu, selain pulau untung jawa, pulau puteri dan pulau bidadari. Kondisi pulau dan laut yang masih sangat terjaga serta pemandangan laut yang indah merupakan pengalaman yang tidak akan mudah terlupakan bagi wisatawan yang berkunjung kesana. Ditambah keramahan penduduk yang menghuni pulau pramuka memberikan kesan aman dan nyaman bagi para wisatawan. Selain itu, letaknya yang strategis membuat pulau pramuka dapat dijadikan lokasi homestay yang ideal untuk mengunjungi pulau2 lain yang berada di kawasan kepulauan seribu.
Selengkapnya.................

Warga Keberatan Atraksi "Mengerikan" Tampil di Pulau Seribu



Sejumlah warga Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu mengaku keberatan dan meminta agar pertunjukkan seni beladiri tradisonal yang mengandung aksi "mengerikan" tidak ditampilkan dalam acara-acara yang dilaksanakan di Pulau Seribu.

"Kita keberatan, memang itu salah satu seni beladiri Indonesia. Tapi kalau mengerikan seperti itu rasanya tidak pantas apalagi banyak anak-anak yang melihat," ungkap Boyo, warga Pulau Pramuka, Selasa (17/9).

Menurut dia, pertunjukkan budaya tradisional yang dilaksanakan Unit Pengelola GOR Bahtera Jaya di Plasa Kabupaten di Pulau Pramuka yakni Debus mengandung unsur kekerasan dengan mempertunjukkan kengerian.

"Jangan dah, kita keberatan apalagi dilaksanakannya siang. Tidak ada manfaatnya dan di Pulau Seribu itu tidak ada," tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Nurdin, Tokoh Agama Pulau Pramuka ini meminta dengan tegas agar pertunjukkan yang berbau mistis dan melakukan ritual tertentu tidak lagi ditampilkan di Pulau Seribu.

"Secara pribadi saya tidak terima, dan mohon hal-hal seperti itu tidak lagi ditampilkan. Dampkanya bukan lagi hiburan. Jadi kalau mau menampilkan sesuatu yang menghibur dan aman," jelasnya.

Ihwal keberatan berawal atraksi debus yang dipertunjukkan saat pagelaran seni tradisonal festival beladiri pantai. Seorang pendekar dengan sebilah golok mengiris lidah hingga terpotong dan darah mengucur. Tak lama, potongan lidah itu dapat menyambung kembali seperti sedia kala. [Rudianto]

Sumber Berita: http://beritapulauseribu.com/berita-warga-keberatan-atraksi-mengerikan-tampil-di-pulau-seribu.html#ixzz2fNtTM3pm

Pejabat Ditahan, Bupati: Jangan "Main-main" di Pulau Seribu




Bupati Kepulauan Seribu, Asep Syarifudin, menegaskan mendukung langkah hukum yang dilakukan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara terhadap penahanan dua pejabat Dinas Perindustrian dan Energi DKI terkait proyek perbaikan dan pemeliharaan kelistrikan sejumlah pulau di Kepulauan Seribu.

"Saya dukung Kejari untuk mengungkap kasus itu, ini peringatan bagi pejabat lainnya. Jangan main-main saat bertugas di Kepulauan Seribu," tegas Asep kepada beritapulauseribu.com, Rabu (18/9).

Bupati mengatakan, pihaknya telah berkomitmen dengan Kejari Jakarta Utara untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas pekerjaan proyek-proyek di Kepulauan Seribu. "Kalau tak sesuai dengan aturan yang berlaku, segera proses hukum. Pembangunan di Kepulauan Seribu harus sesuai dengan aturan," jelas Asep.

Dari kasus ini, Bupati mengaku telah mengantongi sejumlah masalah pekerjaan proyek yang tak sesuai dengan aturan. Dia akan meminta unit teknis terkait dan rekanan melakukan pekerjaan ulang. "Kalau tidak mau, saya stop dan pekerjaannya diperiksa. Kalau tidak sesuai, hukum akan berbicara," tegasnya lagi.

Seperti diketahui, dua PNS Dinas Perindustrian dan Energi DKI yakni inisial MM yang menjabat sebagai Kepala Unit Pengelola Kelistrikan Kabupaten Kepulauan Seribu dan SBR, Kepala Seksi Perawatan UPT Kelistrikan Kabupaten Kepulauan Seribu ditahan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Tahun 2012 silam, keduanya melaporkan proyek perbaikan dan pemeliharaan kelistrikan sejumlah pulau di Kepulauan Seribu dengan nilai Rp 1,3 miliar telah selesai. Padahal, tidak ada pekerjaan sama sekali. Bahkan, di Pulau Tidung dan Pulau Kelapa, komponen yang dibeli tidak terpasang.

Proyek mencakup pemeliharaan dan perbaikan 16 generator listrik yang tersebar di 16 tempat di Pulau Tidung, Pramuka, Untung Jawa, Kelapa, dan Harapan. Terdapat 16 generator dengan kapasitas 500 kilovolt ampere (KVA) sebanyak 4 buah, 250 KVA (4 generator), 125 KVA (4 generator), dan 60-90 KVA (4 generator).

Berdasarkan penyelidikan sementara, penyidik hanya menemukan kwitansi pembelian komponen generator senilai Rp 144 juta pada 2012. [Ahmad Furqon]

Sumber Berita: http://beritapulauseribu.com/berita-pejabat-ditahan-bupati-jangan-mainmain-di-pulau-seribu.html#ixzz2fNsAD22o

Sepi Peminat, Kapal PTK Tetap Layani Warga




Meski tak lagi ramai didatangi warga untuk mengurus dokumen kependudukan dan lainnya, Program Pelayanan Terpadu Keliling (PTK) tetap dilaksanakan. Pelayanan jemput bola menggunakan kapal ini akan mendatangi warga di sebelas pulau pemukiman di Kepulauan Seribu memberikan pelayanan.

"Dari awal kita tetap berkomitmen pelayanan terhadap warga akan menjadi prioritas. Meski saat ini warga yang datang tidak sebanyak awal-awal PTK dilaksanakan," ungkap Bupati Kepualuan Seribu, Asep Syarifudin, Selasa (17/9).

Bupati mengatakan, model pelayanan ini akan ditingkatkan dan akan mengubah sistem kerja pelayanan dengan melengkapi kapal PTK dengan kapal yang lebih kecil agar dapat menjangkau pulau-pulau pemukiman yang perairan kolam labunya dangkal. "Sudah kita desain, akan dilengkapi," tegasnya.

Selain sistem kerja, menurut Asep, pihaknya juga tengah mengkaji ulang waktu pelaksanaan pelayanan dan pola informasi prapelayanan yang diberikan. "Waktu pelayanan mungkin akan kita ubah, kalau selama ini hari Selasa. Kita cari hari lain yang saat warga ada di pulau," jelasnya.

Kemungkinan, sambung dia, pelaksanaan PTK akan dilakukan secara bersamaan dengan Program Shalat Jumat Keliling (SJK). "Mungkin hari Jumat, agar saat SJK juga dilaksanakan PTK. Hari Jumat biasanya warga yang khususnya nelayan berada di rumah dan dapat memanfaatkan PTK," tandasnya. [Ahmad Zarkasih]

Melihat Langsung Penyu Sisik di Pulau Pramuka


Penyu sisik (Eretmochelys imbricate) adalah jenis penyu yang memiliki karapas yang indah. Karapas penyu bernilai tinggi karena menjadi bahan dasar pembuatan perhiasan atau aksesoris. Oleh karena itulah, penyu ini banyak diburu. Tak mengherankan apabila Penyu Sisik terdaftar di IUCN Redlist sebagai hewan yang terancam punah. 

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)