You Might Also Like

Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan

Vanie, Senang Bisa Belajar Di Purworejo


Stevane Siane Ronsumbre, salah satu pelajar Papua merasa senang mendapat kesempatan untuk menempuh pendidikan di SMAN I Purworejo. Karena selain menambah ilmu juga menambah wawasan tentang daerah Purworejo yang termasuk dalam wilayah Provinsi Jateng. “ Disini teman-teman disekolah baik-baik,“ ujar remaja yang akrab dipanggil Vanie.
Dia yang merupakan anak kedua dari tujuh bersaudara mengakui banyak perbedaan, mulai dari jam belajar sampai cara pembelajarannya. Jam belajar di Papua 07.00 s/d 12.00 sedang disini mulai jam 07.00 s/d jam 14.00.  Untuk cara pembelajarannya, disini guru lebih kreatif dalam mengajar yaitu menjelaskan dan juga dengan mendekati siswa. “ Guru tidak sebatas mengajar saja tetapi ada pendekatan dari guru kepada siswanya, sehingga terjalin hubungan yang baik antara guru dengan murid,” ujar Vani yang masuk jurusan IPA.

Pada karnaval di Purworejo dalam rangka peringatan kemerdekaan RI, Vanie bersama dua temannya dari Papua sangat bangga bisa dilibatkan untuk mengikuti karnaval dengan memakai pakaian adat. Selain kegiatan itu, masih banyak kegiatan diluar sekolah yang diikuti seperti PMR, UKS, Paduan suara, Gamapala, dan lain sebagainya.
Perbedaan lain menurut Vanie, tentang masakan yang rasanya lebih manis dibanding dengan masakan di Papua. “Awalnya memang belum bisa, tetapi lama-lama setelah menyesuaikan ya sudah terbiasa dengan menu masakan disini,” ujar Vanie yang didampingi dua temannya Alfonsina dan Kobogau.
Dia yang saat ini tinggal di perumahan KBN, mengaku kadang dihinggapi rasa rindu dengan keluarga di Papua. Untuk mengatasinya, dia melakukan komunikasi lewat ponsel, untuk berbicara langsung dengan orangtuanya dan saudara-saudaranya.
Vanie yang bercita-cita ingin jadi pendeta itu, merasa senang dan bangga karena orang tua dan semua saudaranya, memberikan support dan semangat untuk melanjutkan belajar dimanapun tempatnya. “Saya ingin ilmu yang saya dapatkan di Purworejo ini, dapat saya terapkan di daerah saya agar bisa bermanfaat bagi masyarakat di Papua,” harapnya.

Sumber : http://www.purworejokab.go.id

Tahun Baru 2011 Tiba, Langit Nabire Penuh Warna-warni Kembang Api

Tahun 2010 telah berganti di belahan waktu Indonesia timur atau WIT. Datangnya tahun baru 2011 itu disambut dengan meriah oleh warga Papua. Mereka merayakannya dengan menggelar pesta kembang api.

Seperti yang terjadi di Nabire. Ribuan warga sudah mulai menyemut di pusat-pusat keramaian kota kecil di Papua tersebut sejak pukul 21.00 WIT, Kamis (31/12/2010).

Titik-titik keramaian di Nabire antara lain terlihat di Pantai Maf, Taman Gizi, Alun-alun kota, serta depan Bank Papua. Keempat lokasi itu jaraknya tidak terpaut jauh.

Anto, Salah seorang warga Nabire, mengatakan, ribuan orang kini mengikuti perayaan tahun baru di kotanya. Mereka datang dengan baik sendiri maupun bersama teman-teman dan keluarga.

"Suasana ramai banget. Ada ribuan orang di sini," katanya saat dihubungi detikcom.

Menurutnya, suasana makin semarak ketika tahun baru tiba. Ratusan kembang api meluncur ke angkasa. Letuasan kembang api tersebut membuat langit Nabire tampak indah berwarna-warni. Warga pun menyambutnya dengan meriah.

"Terompet bersahut-sahutan. Di sini terompet dijual dengan harga Rp 15 ribu per buah. Ada yang sampai 30 ribu," ujarnya.

Selain pesta kembang api, acara malam pergantian tahun di Nabire juga diisi dengan pertunjukkan musik di depan salah satu restoran cepat saji. Biasanya, kemeriahan malam tahun baru di Nabire berlangsung hingga pukul 01.00 atau pukul 02.00 WIT. (irw/mok)
Continue ►

Oknum Polisi Tertangkap Bawa Shabu-shabu

MANOKWARI-Seorang anggota Polres Manokwari berinisial PD ditangkap saat membawa Narkoba jenis Shabu-shabu seberat 15 gram, Senin (15/11) di Bandara Rendani. Kini pelaku yang sehari-harinya bertugas di Polsek Manokwari kota ini ditahan di ruang tahanan Polres Manokwari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Polisi juga berhasil menangkap dua orang pelaku lainnya masing-masing berinisial BI dan seorang wanita berinisial RS. Kedua pelaku ini juga diamankan di ruang tahanan Polres Manokwari. Khusus pelaku RS ditahan diruang tahanan wanita. Pelaku RS merupakan residivis dalam kasus yang sama. Hasil pemeriksaan urine, ketiga pelaku positif memakai shabu-shabu.
Pelaksana Harian Kapolres Manokwari AKBP Daniel Priyo Dwi Atmoko, S.Ik yang dikonfirmasi koran ini di ruang kerjanya, Kamis (18/11) membenarkan pihaknya telah berhasil menangkap tiga orang pelaku kasus narkoba. Dimana salah satu pelaku berinisial PD adalah oknum anggota Polres Manokwari.
Daniel juga menjelaskan keterlibatan oknum anggotanya tersebut sebagai kurir saja. Mengenai siapa pemilik sebenarnya narkoba seberat 15 gram tersebut, Daniel mengaku pihaknya masih melakukan pendalaman hingga ke akar-akarnya. Termasuk kalau masih ada anggota lain yang terlibat pihaknya pasti akan menindak tegas. Bagi anggota polisi yang terbukti terlibat dalam kasus narkoba lanjut Daniel ancaman hukuman paling beratnya adalah pemecatan dari kesatuan.
Hasil pemeriksaan, pelaku PD mengaku ia menjemput narkoba jenis shabu di Bandara Rendani merupakan yang ketiga kalinya. Perbuatan oknum anggota polisi tersebut bersama jaringannya sudah lama dibuntuti oleh petugas dari Polres. (des)
Sumber : PapuaBaratnews 

PAPUA

Kabupaten dan Kota

No.   Kabupaten/Kota                            Ibu kota
1 Kabupaten Asmat Agats
2 Kabupaten Biak Numfor Biak
3 Kabupaten Boven Digoel Tanah Merah
4 Kabupaten Deiyai Tigi
5 Kabupaten Dogiyai Kigamani
6 Kabupaten Intan Jaya Sugapa
7 Kabupaten Jayapura Sentani
8 Kabupaten Jayawijaya Wamena
9 Kabupaten Keerom Waris
10 Kabupaten Kepulauan Yapen Serui
11 Kabupaten Lanny Jaya Tiom
12 Kabupaten Mamberamo Raya Burmeso
13 Kabupaten Mamberamo Tengah Kobakma
14 Kabupaten Mappi Kepi
15 Kabupaten Merauke Merauke
16 Kabupaten Mimika Timika
17 Kabupaten Nabire Nabire
18 Kabupaten Nduga Kenyam
19 Kabupaten Paniai Enarotali
20 Kabupaten Pegunungan Bintang Oksibil
21 Kabupaten Puncak Ilaga
22 Kabupaten Puncak Jaya Kotamulia
23 Kabupaten Sarmi Sarmi
24 Kabupaten Supiori Sorendiweri
25 Kabupaten Tolikara Karubaga
26 Kabupaten Waropen Botawa
27 Kabupaten Yahukimo Sumohai
28 Kabupaten Yalimo Elelim
29 Kota Jayapura -



Papua adalah sebuah provinsi terluas Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Papua atau bagian paling timur West New Guinea (Irian Jaya). Belahan timurnya merupakan negara Papua Nugini atau East New Guinea.

Burung endemik Tanah Papua
Provinsi Papua dulu mencakup seluruh wilayah Papua bagian barat, sehingga sering disebut sebagai Papua Barat terutama oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM), para nasionalis yang ingin memisahkan diri dari Indonesia dan membentuk negara sendiri. Pada masa pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, wilayah ini dikenal sebagai Nugini Belanda (Nederlands Nieuw-Guinea atau Dutch New Guinea). Setelah berada di bawah penguasaan Indonesia, wilayah ini dikenal sebagai Provinsi Irian Barat sejak tahun 1969 hingga 1973. Namanya kemudian diganti menjadi Irian Jaya oleh Soeharto pada saat meresmikan tambang tembaga dan emas Freeport, nama yang tetap digunakan secara resmi hingga tahun 2002.
Nama provinsi ini diganti menjadi Papua sesuai UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua. Pada tahun 2003, disertai oleh berbagai protes (penggabungan Papua Tengah dan Papua Timur), Papua dibagi menjadi dua provinsi oleh pemerintah Indonesia; bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian baratnya menjadi Provinsi Irian Jaya Barat (setahun kemudian menjadi Papua Barat). Bagian timur inilah yang menjadi wilayah Provinsi Papua pada saat ini.
Kata Papua sendiri berasal dari bahasa melayu yang berarti rambut keriting, sebuah gambaran yang mengacu pada penampilan fisik suku-suku asli.[rujukan?]

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Pemerintahan

Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) memiliki 52 orang anggota.

[sunting] Kabupaten dan Kota

No. Kabupaten/Kota Ibu kota
1 Kabupaten Asmat Agats
2 Kabupaten Biak Numfor Biak
3 Kabupaten Boven Digoel Tanah Merah
4 Kabupaten Deiyai Tigi
5 Kabupaten Dogiyai Kigamani
6 Kabupaten Intan Jaya Sugapa
7 Kabupaten Jayapura Sentani
8 Kabupaten Jayawijaya Wamena
9 Kabupaten Keerom Waris
10 Kabupaten Kepulauan Yapen Serui
11 Kabupaten Lanny Jaya Tiom
12 Kabupaten Mamberamo Raya Burmeso
13 Kabupaten Mamberamo Tengah Kobakma
14 Kabupaten Mappi Kepi
15 Kabupaten Merauke Merauke
16 Kabupaten Mimika Timika
17 Kabupaten Nabire Nabire
18 Kabupaten Nduga Kenyam
19 Kabupaten Paniai Enarotali
20 Kabupaten Pegunungan Bintang Oksibil
21 Kabupaten Puncak Ilaga
22 Kabupaten Puncak Jaya Kotamulia
23 Kabupaten Sarmi Sarmi
24 Kabupaten Supiori Sorendiweri
25 Kabupaten Tolikara Karubaga
26 Kabupaten Waropen Botawa
27 Kabupaten Yahukimo Sumohai
28 Kabupaten Yalimo Elelim
29 Kota Jayapura -

UU RI Tahun 2008 Nomor 6 adalah dasar hukum pembentukan Kabupaten Nduga di Provinsi Papua, saat ini tidak terdapat jurisdiksi Kabupaten Nduga Tengah.[1]

[sunting] Daftar gubernur

No. Foto Nama Dari Sampai Keterangan
1.
Sultan Zainal Abidin Syah 1956 1961 Sultan dari Kesultanan Tidore
2.
P. Pamuji 1961 1962
3.
Elizer Bonay 1962 1964
4. Gub II Frans Kaisiepo (64-73).jpg Frans Kaisiepo 1964 1973
5. Acub Zaenal.jpg Brigjen Acub Zaenal 1973 1975
6. Soetran.jpg Brigjen Sutran 1975 1981
7.
Brigjen Busiri Suryowinoto 1981 1982
8. Izaac Hindom.jpg Izaac Hindom 1982 1988
9. Barnabas-suebu.jpg Barnabas Suebu, SH 1988 1993 periode pertama
10.
Jacob Pattipi 1993 1998
11. Freddy Numberi.jpg Laksda Freddy Numberi 1998 2001
12. JP Solossa.gif J.P. Solossa 2001 2005
13. Sodjuangan-situmorang-060809.jpg Sodjuangan Situmorang 2005 2006
14. Barnabas-suebu.jpg Barnabas Suebu, SH 2006 2011 periode kedua

[sunting] Geografi


Puncak Jaya, titik tertinggi di Indonesia
Luas wilayah
Luas 420.540 km²
Iklim
Curah hujan 1.800 – 3.000 mm
Suhu udara 19-28°C
Kelembapan 80%

[sunting] Batas wilayah

Utara Samudera Pasifik
Selatan Samudera Hindia, Laut Arafuru, Teluk Carpentaria, Australia
Barat Papua Barat, Kepulauan Maluku
Timur Papua Nugini

[sunting] Kelompok suku asli di Papua


Pribumi Papua dari Lembah Baliem

Peta menunjukkan kota-kota penting di Irjabar dan Papua
Kelompok suku asli di Papua terdiri dari 255 suku, dengan bahasa yang masing-masing berbeda. Suku-suku tersebut antara lain:

[sunting] Senjata tradisional


Pisau belati Papua
Salah satu senjata tradisional di Papua adalah Pisau Belati. Senjata ini terbuat dari tulang kaki burung kasuari dan bulunya menghiasi hulu Belati tersebut. senjata utama penduduk asli Papua lainnya adalah Busur dan Panah. Busur tersebut dari bambu atau kayu, sedangkan tali Busur terbuat dari rotan. Anak panahnya terbuat dari bambu, kayu atau tulang kangguru. Busur dan panah dipakai untuk berburu atau berperang.[2]

[sunting] Referensi dan pranala luar

  1. ^ Sumber: UU RI Tahun 2008 Nomor 6
  2. ^ Buku Pintar Indonesia.2007

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Papua

Kota Wasior Berbenah

Liputan.com, Teluk Wondama: Masa tanggap darurat di Kota Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, telah berakhir. Memasuki masa transisi ini diisi dengan pembenahan, khususnya menyelesaikan hunian sementara bagi korban banjir bandang. Salah satu yang menjadi sasaran adalah Kampung Sanduai, Wasior, akan dibangun 123 rumah.

Pendirian tempat tinggal diperuntukkan bagi warga Kota Wasior. Pembangunan berlangsung di sejumlah lokasi seperti Ramiki, Wondi Boy, dan Wasior Kota.

Komandan posko tanggap darurat Dandim 1703 Letnan Kolonel Edward Sitorus menyebutkan, 400 personel bantuan dari Yonzipur Kodam Brawijaya yang tiba beberapa hari lalu di Manokwari dibantu 150 personel Kodam Cendrawasih. Mereka bahu membahu membangun hunian sementara. Jumlah personel TNI ini akan mendapat bantuan tenaga 400 personel Marinir yang direncanakan tiba satu hingga dua hari ini.

Banjir bandang pada 4 Oktober silam menghancurkan Kota Wasior. Saat itu di sebuah kawasan tak jauh dari pantai, tampak lahan luas tanpa bangunan. Padahal mulanya di sana adalah kawasan permukiman. Contohnya di Kampung Sanduai. Kawasan permukian di sana rata dengan tanah setelah tertimbun pasir bercampur lumpur. Selain puing-puing, terlihat beberapa rumah warga masih bertahan.(AIS)

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)