You Might Also Like

Tampilkan postingan dengan label Patroli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Patroli. Tampilkan semua postingan

Siswi Donorojo Umbar Foto Syur

Sebuah Ilustrasi
DONOROJO – Kalangan pelajar di Kabupaten Pacitan heboh dengan beredarnya foto syur yang melibatkan Dn, siswi salah satu sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) di Kecamatan Donorojo melalui handphone (HP). ‘’Beredarnya sudah sejak seminggu lalu, dan akhirnya ada guru yang tahu terus anaknya dipanggil,’’ ungkap salah seorang siswa SMKN tersebut kepada Jawa Pos Radar Pacitan, kemarin (8/11).
Dalam foto itu, terlihat Dn hanya mengenakan celana dalam, bra dan kaos singlet. Rambuat panjang Dn juga dibiarkan terurai. Diperkirakan foto itu diambil di salah satu ladang, atau area persawahan. Itu terlihat dari latar belakang foto merupakan tebing dan semak belukar. Dalam foto tersebut, Dn berpose laiknya model majalah dewasa. Dengan tangan kanan memegang kaos yang digulung kebagian dada, dan tangan kiri memegang celana dalam. ‘’Tidak tahu awalnya bagaimana, tiba-tiba fotonya beredar luas. Dan katanya sih untuk dokumen pribadi,’’ jelasnya.
Siswa pria yang mewanti-wanti agar namanya tidak dikorankan itu mengatakan, kejadian itu berawal dari keinginan Dn dan temannya (belum diketahui pacarnya atau bukan, Red) mengambil fotonya yang hanya mengenakan pakaian dalam. Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba foto itu beredar luas antar-HP siswa lainnya. ‘’Sudah nyebar kesemua siswa. Tapi takut dikait-kaitkan jadi banyak yang pura-pura tidak tahu,’’ tuturnya.
Dikonfirmasi terpisah, kepala SMKN asal siswi tersebut, Joko Surjono menjelaskan, kejadian itu sudah di luar kemampuan sekolah. Lantaran, selama ini pihaknya sudah memberikan berbagai pelajaran agama serta pendidikan karakter baik formal dan informal kepada seluruh siswanya. Seperti setiap usai upacara Hari Senin, Joko mengaku seringkali memberikan nasehat agar siswanya selalu bersikap positif dan belajar dengan maksimal. ‘’Kemajuan teknologi informasi, dan rasa keingintahuan siswa yang tinggi bisa jadi membuat siswa ingin mencoba hal baru,’’ kilahnya.
Joko menambahkan jika foto syur yang melibatkan siswinya itu diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Saat itu, siswi yang dikenal pendiam itu sedang mandi di tempat yang sedikit terbuka lantaran air di rumahnya mati. Saat mandi itulah, foto itu diambil dan disebarluaskan kerekan-rekan sekolahnya. ‘’Anaknya juga sempat menangis saat kami tanya, karena tidak tahu kalau foto dirinya diambil,’’ imbuhnya.
Atas kejadian itu, dia dan wakil kepala sekolah serta guru sudah menggelar rapat koordinasi untuk menyikapi kejadian itu. Dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil orang tua siswa untuk diberikan pengarahan serta pembinaan. ‘’Siswanya sudah kami panggil, dan saya juga sudah rapat dengan wakasek,’’ jelasnya.
Terkait apakah akan sanksi untuk Dn, Joko masih belum bisa memastikan kebijakan itu. Karena sebagai kepala sekolah, Joko mengaku dilematis. Lantaran di sisi lain foto siswinya yang beredar luas itu sudah melanggar tata tertib sekolah. Namun di sisi lain, jika dikeluarkan hal itu akan berimbas pada keberlangsungan pendidikan siswi tersebut. ‘’Kami sangat dilematis, dan kami akan berkoordinasi dengan kepala dinas pendidikan sebagai atasan kami,’’ tegasnya. (*)

Sumber: Radar Madiun

Industri Rumahan Ekstasi di Tambora Digerebek


Sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan pil ekstasi di Jl Tubagus Angke, Gg Siaga, RT 09/04, Tambora digerebek aparat Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat, Rabu (16/10). Dari tempat itu, petugas berhasil menyita ribuan pil ekstasi siap edar.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Fadil Imran mengatakan, penggerebekan tersebut berawal dari penangkapan dua tersangka berinisial JK dan GY di sebuah tempat hiburan malam di Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Dari kedua tersangka, petugas berhasil menyita satu paket narkotika jenis sabu-sabu dan 48 butir pil ekstasi. "Kedua tersangka yang kami tangkap mengaku mendapatkan narkoba dari pasangan suami istri  yang tinggal di Tambora. Dari informasi tersebut barulah kami melakukan penggerebekan ini," ujar Fadil, di lokasi penggerebekan, Rabu (16/10).

Dikatakan Fadil, saat penggerebekan dilakukan, ternyata pasangan suami istri berinisial HY dan HI ini merupakan otak pembuatan pil ekstasi. Sayangnya, saat petugas datang, keduanya ternyata sudah berhasil melarikan diri. Alhasil, petugas hanya menyita sebuah mesin cetak pembuat ekstasi dan ribuan pil ekstasi siap edar, airsoft gun, bahan-bahan pembuat ekstasi, dua kamera CCTV dan lain sebagainya.

"Pasutri tersebut kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Kegiatan memproduksi serta mengedarkan pil ekstasi ini sudah dilakukan keduanya selama empat bulan terakhir," ucap mantan Kasat Jatanras Polda Metro Jaya ini.

Dalam sehari, lanjut Fadil, industri rumahan ini mampu memproduksi 300 butir pil ekstasi dengan omset mencapai Rp 90 juta. "Di lingkungan warga, kedua pasutri ini juga tertutup sehingga dapat leluasa menjalankan aktifitasnya," tandasnya. 


Sumber : http://beritajakarta.com

ATM BRI Indomart Di Jalan Brantas Dibobol

Semper Barat- Sebuah Anjungan Tunai Mandiri ( ATM) BRI di dalam supermarket Indomart di Jalan Sungai Brantas RW 1 Semper Barat, Cilincing Jakarta Utara di bobol maling. Dalam aksinya pelaku diduga naik dari tembok kemudian naik ke atap dan membobolnya. Pelaku membobol ATM dengan cara mengelas. Sebab di lokasi ditemukan adanya tabung gas ukuran kecil.
Yayan salah satu karyawan Indomart Sungai Brantas, Semper Barat menjelaskan, saat itu para karyawan baru mau masuk kerja, namun terkejut melihat kepulan asap dekat ATM.
"Saya baru masuk, kaget kok banyak kepulan asap didekat ATM, ternyata tempat penyimpanan uang sudah dirusak" kata Yayan.
Hingga saat ini lokasi kejadian sudah dipasang garis line polisi. Dan terlihat belasan penyidik sedang melakukan olah TKP. Belum ada keterangan dari pihak Kepolisian. Kerugian mencapai ratusan juta. ( Bian)

Sumber : http://www.jakartautara.co/

3 Guru dan 5 Siswi di Empatlawang Rekam Video Pesta Mesum

Dunia pendidikan di Kabupaten Empatlawang benar-benar tercoreng oleh ulah oknum guru dan murid, yang merekam adegan mesum mereka di sungai.

Rekaman yang menyebar setelah diunggah ke jejaring Youtube dan telepon seluler itu menghebohkan masyarakat dan sekolah tempat guru tersebut bertugas.

Menurut informasi yang dihimpun Sriwijaya Post, Minggu (22/9/2013), rekaman video mesum tiga guru honorer SMK Negeri 1 bersama lima murid perempuannya itu diunggah ke Youtube oleh yang bersangkutan sendiri.

Ketiga guru honorer itu berinisial HS, He, dan Yo. Sementara siswa SMK perempuan itu antara lain ialah Di, Se, dan Re. Sementara dua siswa lain, In dan Rt, diketahui masih duduk di bangku SMP.

Dalam rekamanan video berdurasi 08,16 detik itu, sang guru bersama kedua rekan lainnya tengah berbuat tidak senonoh terhadap murid perempuan tersebut.

Video itu diduga direkam di sungai salah satu lokasi wisata Kecamatan Tebingtinggi, yang dikenal dengan nama Muare ini. Adegan seronok ini mendapat sorotan dan kecaman keras dari masyarakat.

"Seorang guru semestinya memberikan contoh dan teladan bagi siswanya. Sebaliknya siswa mesti mencontoh hal yang baik dan konsentrasi menuntut ilmu pendidikan. Bukan sebaliknya, seperti ini adalah tindakan yang tak senonoh," kesal Mulkat, salah seorang warga Tebingtinggi.

Kepala SMKN 1 Tebinggtinggi Syaiful Effendi tidak menampik adanya rekaman video siswanya yang dinilai sudah berbuat asusila dan mengarah pada perbuatan mesum. Dirinya mengaku kaget saat video tersebut menyebar di lingkungan sekolahnya.

"Kami sudah memanggil dan meminta agar wali murid bersangkutan datang hari Senin (23/9/2013) ini. Nantinya akan kami perlihatkan kepada orangtuanya rekaman video tersebut. Kalau prianya bukan guru, melainkan pembantu teknik, dan memang alumnus SMK," ungkapnya. 


Sumber : http://regional.kompas.com/


Video Porno Istri Diunggah ke FB, Suami Emosi

Seorang suami naik pitam saat mengetahui foto dan video porno istrinya dengan lelaki lain diunggah ke situs jejaring sosial Facebook. Kemarahannya semakin meledak saat mengetahui video dan foto itu diunggah di dalam akun milik anaknya sendiri, MII.

Sang suami, M Faisal (37), warga Jalan Kesuma, Sukajadi, Pekanbaru, lantas melaporkan kasus ini ke kantor polisi, Rabu (19/9/2012). Dalam foto dan video itu terlihat adegan sang istri, RE, bersama seorang lelaki, AR.

Kasus ini pertama kali terungkap pada Minggu (26/8/2012) saat Faisal membuka akun Facebook milik anaknya. Di dalam akun itu, Faisal menemukan pesan masuk dari RE dengan foto profil IP allias AR. 

Di dalam pesan Facebook itu ada tulisan yang intinya, AR sudah lama menyimpan cinta dengan istri Faisal. Parahnya, pelaku pengiriman pesan itu juga mengirim foto dan video porno antara AR dan RE. 

Tak hanya itu, AR juga sering mengirim pesan singkat ke telepon selular orangtua Faisal dengan bahasa menghina dan mencaci. Parahnya pula, AR mengirim pesan berisi ancaman akan melakukan perbuatan serupa terhadap anak perempuan Faisal, LHF.

Setelah menunggu agak lama, Faisal melaporkan istrinya dan AR ke kantor polisi. Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Anggaria Lopis saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (20/9/2012), membenarkan ada laporan pornografi tersebut secara tertulis dari jajaran Polresta Pekanbaru masuk ke Polda Riau.

Sumber : kompas.com

 

5 Nenek Penggondol Emas diciduk Polisi

MAGELANG, Komplotan spesialis pencuri emas di Magelang, Jawa Tengah, dibekuk polisi, Rabu (23/11). Para pencuri yang sudah berusia lanjut itu tak dapat berkutik saat polisi memberikan bukti rekaman kamera pengintai atau CCTV.

Dari rekaman itu terlihat kelima nenek itu terlihat tengah beraksi di sebuah mal terbesar di Magelang. Kelima pelaku mencoba mengelabui pemilik toko. Sementara seorang lainnya bertindak mengambil emas yang sudah disisipkan di tangannya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti emas batangan seberat 70 gram, timbangan dan alat pelebur emas. Kini, para nenek ini terpaksa harus berurusan dengan polisi. Atas perbuatan tersebut mereka terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Komitmen Wakapolri Nanan Soekarna Untuk Berantas Mafia Hukum di Polri

Wakapolri yang baru, Komjen Pol Nanan Soekarna, menegaskan komitmennya untuk memberantas anggota kepolisian yang terlibat dalam mafia hukum. Hal itu diungkapkan Nanan Soekarna dalam acara serah terima jabatan (sertijab) di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Selasa (1/3).

"(Anggota polisi) yang terlibat akan diproses sesuai peraturan yang ada," kata Wakapolri, Komjen Pol Nanan Soekarna, di Mabes Polri, Selasa (1/3).

Ia mengatakan, siap meneruskan apa yang telah dilakukan Wakapolri sebelumnya, Komjen Pol Jusuf Manggabarani. Ia juga menyatakan akan menyiapkan staf-staf untuk menegakkan kepemimpinan. Selain itu, ia menegaskan jika dalam pengawasan dan evaluasi anggota Polri, masih ada aturan, sidang kode etik, disiplin dan pidana.

Saat ditanya, apakah sudah mendapatkan instruksi dari Kapolri, Jenderal Pol Timur Pradopo, ia berkelit baru bertugas sebagai Wakapolri. "Tapi saya yakin beliau (Kapolri) akan komitmen apa yang saya kerjakan nanti," pungkasnya.

Wakapolri sebelumnya, Komjen Pol Jusuf Manggabarani, mengatakan agar Wakapolri yang baru dapat meneruskan pekerjaannya. "Teruskan perjuangan untuk bangsa dan negara," imbuhnya.

Komjen Pol Nanan Soekarna diangkat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol Jusuf Manggabarani. Jusuf Manggabarani sendiri kini menjadi Pati (Pejabat Tinggi) Mabes Polri, dalam rangka pensiun.

sumber : republika.co.id

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)