You Might Also Like

Tampilkan postingan dengan label Depok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Depok. Tampilkan semua postingan

Walikota Depok Razia SMK Izzata Depok


razia sekolah izzata 
Pasca tewasnya salah satu pelajar SMK Wirabuana kemarin, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Ismail melakukan razia ke SMK Izzata yang pelajarnya diduga sebagai pelaku. Bersama dengan Herry Pansila selaku Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Nur memeriksa tas pelajar yang dicurigai membawa senjata tajam.

“Jika benar pelaku adalah pelajar dari SMK Izzata, saya harap sekolah bisa lebih intensif lagi melakukan proses-proses pendidikan dan pembentukan karakter para pelajar agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi,” tegas Walikota Depok.

Nur juga berpesan kepada pelajar SMK Izzata agar fokus untuk belajar dan menimba ilmu dengan baik. Selain itu beliau juga menghimbau kepada pelajar agar dapat menjaga sikap, karena tawuran antar pelajar biasanya diawali oleh saling ejek antar pelajar.

Selanjutnya pihak Pemerintah Kota akan mengundang kepala sekolah se-Kota Depok untuk bersama-sama membuat komitmen meningkatkan lagi kegiatan belajar mengajar dan pembentukan karakter pelajar yang positif.

“Sekolah itu ada ijin operasional dan ijin memimpin sekolah, nanti kami akan mengundang seluruh kepala sekolah untuk membuat pernyataan agar menjaga keamanan dan ketertiban sekolah, jika itu dilanggar, nanti akan kami evaluasi ijin kepala sekolahnya,” ujar Herry Pansila selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok. (Diskominfo/Rysko)

Gebyar TIK, Bazar dan Kompetisi Sekolah se-Kota Depok Resmi Dibuka

Sejalan dengan program Depok Cyber City, Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok menjalin bekerjasama dengan Depok Cyber Community menggelar Gebyar TIK, Bazar dan Kompetisi Sekolah se-Kota Depok, Selasa (08/10/2013) di Margo City. Sekretaris Dinas Pendidikan Nurdin secara simbolis membuka acara dengan membunyikan terompet bersama dengan Rudi Malau selaku Ketua Depok Cyber Community.
“Tujuan acara ini adalah untuk menumbuhkan minat IT dari siswa dan siswi di Kota Depok sesuai dengan program Depok Cyber City, selain itu pelajar Kota Depok sesungguhnya memiliki potensi yang bisa digali lebih,” ujar Rudi Malau selaku ketua Depok Cyber Community.
Rudi menambahkan bahwa pelajar Depok memiliki potensi dalam bidang IT, ini terlihat dari banyaknya minat peserta dan sudah ada bakat yang terlihat seperti siswa di SMK Muhajirin yang menemukan antivirus. Dengan prestasi itu, Rudi berharap semua pihak dapat mendukung pelajar yang memiliki potensi.
” Kita harus bisa membimbing dan mensuport mereka, dan acara ini adalah salah satu caranya. Acara ini didukung oleh Intel, salah satu perusahaan besar, itu kan tandanya mereka juga melihat adanya potensi disini,” lanjut Rudi.
Sementara itu, Nurdin selaku Sekretaris Disdik berharap dengan adanya kegiatan ini, nantinya akan lahir peserta didik yang mumpuni di bidang IT sehingga dapat mendukung program Depok Cyber City.
” Dengan kemajuan di bidang IT, kami harap pelayanan dan pendidikan dapat diakses dengan lebih mudah hingga anak-anak dapat belajar tanpa terkungkung di ruang kelas,” ujar Nurdin.
Lomba yang akan dikompetisikan yaitu Lomba Merakit Cepat Personal Computer (PC) untuk pelajar SMK, Lomba E-Magazine untuk pelajar SMA dan SMK, dan Lomba Power Point untuk pelajar tingkat SMP. Peserta lomba akan disaring sampai delapan besar dan pada acara puncaknya nanti hari Sabtu mereka akan berlomba lagi untuk menentukan juaranya. (Diskominfo/Rysko)

Sumber : http://www.depok.go.id

Ketua MUI Cinere Dirawat di RS Pondok Labu

Ketua MUI Kecamatan Cinere, Depok  KH. Asmawi (70 tahun), dirawat di RS Prikasih Pondok Labu karena diduga mengalami penyakit jantung.
Menurut keterangan keluarga, KH Asmawi yang masih aktif sebagai Ketua MUI Kecamatan Cinere diusia sepuhnya ini tadi malam (7/10/2013) masuk rumah sakit karena ada keluhan di jantung. Keluarga cepat-cepat membawanya ke rumah sakit terdekat untuk segera mendapat pertolongan.
Wakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Shomad disela-sela kesibukannya yang menyempatkan untuk menjenguk KH Asmawi, Selasa (8/10/2013). Beliau masih menjalani perawatan intensif di RS Prikasih. Setelah dari Rumah Sakit Wakil Walikota langsung meninjau ke lokasi  Program Pembinaan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) di RW 08 Kelurahan Curug, Bojongsari.  Idris meninjau lokasi P2WKSS ini untuk melihat langsung sejauh mana kesiapannya karena Lokasi P2WKSS ini rencananya pada hari Kamis tanggal 10 Oktober nanti akan ada evaluasi dari tingkat provinsi.

Sumber : http://www.depok.go.id/

Sekolah Alam Patrick Turut Memperingati Hari Batik Nasional

Puluhan siswa Sekolah Alam Patrick memperingati Hari Batik Nasional yang diperingati pada Hari Kamis (10/2/2013). Perayaan Hari Batik di sekolah tersebut dilakukan dengan cara praktek membuat batik jumputan untuk anak usia TK, sedangkan anak yang masih di level playgroup (PG) masih lebih banyak melakukannya dengan cara bermain-main saja. meskipun demikian, sebagai sekolah yang ingin menanamkan rasa bangga para siswanya terhadap budaya Indonesia ini sudah mewajibkan anak didiknya untuk memakai batik sejak satu hari sebelumnya.
Tujuan pelaksanaan Hari Batik nasional di sekolah yang berada di Kompleks Grand Depok City (GDC) ini adalah untuk mengajarkan dan melatih dan memperkenalkan pengetahuan tentang batik dan kebudayaan Indonesia kepada anak didiknya.
“Kemarin kami mengadakan nonton film pembuatan batik bersama anak-anak. Sedangkan hari ini kami mengadakan praktik langsung pembuatan batik dengan proses jumputan. Semua itu kami lakukan agar mereka memahami adanya batik dan Hari Batik,” Tutur Yuli, direktur Sekolah Alam Patrick saat menjelaskan tentang kegiatan yang dilakukan terkait Hari Batik Nasional.

Pada kesempatan tersebut, Yuli juga mengatakan bahwa seluruh anak terlihat senang saat mengikuti kegiatan ini. Namun hanya siswa TK saja yang mengikuti proses pembuatan batik jumputan dengan baik. Untuk anak PG, mereka lebih banyak bermain.
Ibu yang turut bergabung bersama anak didiknya menambahkan, dengan adanya kegiatan ini mampu memberikan pengetahuan tambahan. “Saya berharap anak-anak mampu mengetahui hasil budaya asal indonesia dan mampu menghargainya sejak usia dini,” tutup Yuli mengharapkan.
Hari Batik merupakan Nasional ini selain merupakan usaha pemerintah dalam mengingkatkan martabat dan citra positif di forum internasional, juga untuk menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan Indonesia. Hari batik ini dilaksanakan setiap tanggal 2 Oktober sesuai keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009. (Indri/Rita/Diskominfo)

Dinkes Adakan Cerdas Cermat Keamanan Pangan Untuk anak SD


cerdas1Dalam rangka Kegiatan Penyuluhan, Pengawasan dan Penilaian Terhadap Bahan Berbahaya pada Pangan, Dinas Kesehatan Kota Depok mengadakan Acara Cerdas Cermat Keamanan Pangan bagi  Sekolah Dasar (SD) perwakilan tiap kecamatan di Kota Depok. Kegiatan ini diadakan di Aula Lantai 1 Balaikota Depok, Senin (30/9/2013). Hal itu berkaitan dengan maraknya bahan pengawet dan bahan campuran berbahaya dalam makanan yang dijual di lingkungan sekolah.

Acara cerdas cermat ini diikuti sebanyak 20 kelompok  yang berpartisipasi dalam lomba. Tiap peserta terdiri dari murid, guru, dan pengelola kantin. Setiap peserta lomba ini akan dinilai oleh para juri dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Teknologi Pangan, Direktorat Penyuluhan Pangan Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM), dan empat juri lainnya dari Dinas Kesehatan Kota Depok.
Noerzamanti Lies K selaku Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan, melalui acara ini diharapkan mampu menjadikan anak-anak SD lebih cerdas dalam mengkonsumsi makanan sehat yang ada di lingkungan sekolah. “Pemerintah Kota Depok sangat prihatin terhadap jajanan anak SD yang berbahaya semakin meningkat. Dengan adanya situasi tersebut, kami memberikan bentuk perhatian yaitu dengan mengadakan gerakan menuju pangan jajanan anak sekolah yang bermutu dan bersih,” ucap mantan Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Depok ini.
Setelah mengikuti beberapa sesi perlombaan, akhirnya terpilih lima kelompok yang mendapat juara satu sampai lima. Untuk juara satu diraih oleh SD Az Zahra, juara dua diraih SD Al Qolam,  SD Lazuardi berhasil jadi juara tiga, sementara SD Mekarsari 3 berada di posisi empat, dan juara lima diraih oleh SD Mekarjaya. Seluruh pemenang merasa senang dan bangga sudah mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan lebih banyak ilmu pengetahuan dengan turut menjadi peserta kuis cerdas cermat.
Wanita yang pernah menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah ini menyarankan kepada seluruh peserta agar menerima ilmu yang didapat dengan baik. “Semoga seluruh murid mampu mengikuti kegiatan ini dengan benar serta memperoleh pengetahuan lebih mengenai jajanan yang ada di kantin sekolah. Dengan begitu mereka dapat mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung bahan berbahaya,” tutup Lies. (Diskominfo/Indri)

Sumber : http://www.depok.go.id/

UI Bangun Rumah Sakit Pendidikan pertama

rs ui mendikbudUniversitas Indonesia (UI) memulai pembangunan Rumah Sakit Pendidikan pertama yang berkonsep patient safety dan berakreditasi internasional. Peresmian dilakukan oleh Rektor UI, Muhammad Anis, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, Walikota Depok  H. Nur Mahmudi Isma’il dan perwakilan dari Japan International Cooperation (JICA) di gedung Fakultas Ilmu Keperawatan, Kampus UI Depok, Senin (30/09/2013) kemarin.
Dalam sambutannya Mendikbud Nuh mengatakan, sebagai sebuah rumah sakit, RS Pendidikan UI dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
Sementara itu, Muhammad Anis selaku Rektor UI mengatakan bahwa gedung ini menggunakan konseppatient safety yang memperhatikan sistem kontruksi, tata letak ruangan, penggunaan material bangunan serta pengaturan alur pasien infectious dan pasien non-infectious yang bertujuan untuk keselamatan dan kenyamanan pasien.
“Dengan luas bangunan sebesar 74.043 meter persegi, RS ini terdiri dari 14 lantai dan 250 kamar untuk kelas satu, kelas dua dan kelas tiga,” ungkapnya,” kata Anis.
RS Pendidikan UI merupakan rumah sakit pendidikan pertama di Indonesia, yang mengakomodasi konsep patient safety serta berakreditasi internasional. RS ini juga akan terintegrasi dengan kegiatan belajar mengajar mahasiswa di fakultas rumpun ilmu kesehatan (FIK). Yaitu fakultas kedokteran, kedokteran gigi, keperawatan, farmasi, dan kesehatan masyarakat.
“Di rumah sakit pendidikanlah mahasiswa kedokteran langsung terjun untuk mendapatkan pengalaman dalam menangani berbagai macam penyakit, untuk itu RS akan dilengkap dengan ruang observasi bagi mahasiswa tanpa mengganggu pasien,” tutup Rektor Anis. (Diskominfo/Rysko)
Foto Terkait:
rs ui wali

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)